oleh

Penataan Aset Masih Menjadi Fokus Utama

Palangka Raya– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Masih fokus utama dalam penataan aset baik bergerak maupun tidak bergerak, Masalah aset ini terus menjadi catatan dalam rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kata Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Jumat.

“Masalah ini memang tidak hanya terjadi di pemprov, namun alangkah baiknya bagaimana melakukan penataan lebih baik lagi. Selama aset ini tercatat, akan diketahui barangnya dimana,” jelasnya.

Baca Juga  Nurul Wasi’ah Melakukan Reses Di Carita

Salah satu yang menjadi permasalahan yakni aset bergerak karena sebagian masih belum dikembalikan, baik oleh pejabat yang memasuki masa pensiun maupun yang dipindahtugaskan.

Menurutnya hal ini penting untuk diselesaikan, sebab aset merupakan pendukung jabatan pada saat itu dan merupakan milik negara.

“Usai pensiun atau pindah, sudah seharusnya tidak dibawa dan seolah itu menjadi milik dia. Dan ini mohon maaf sudah menjadi kebiasaan,” terangnya.

Sedangkan aset tidak bergerak seperti rumah negara, semestinya digunakan pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS). Saat ini tampaknya masih ditemui adanya pengalihan hak aset oleh pihak tidak berstatus PNS.

Baca Juga  Penanganan Lonjakan Virus SARS-Cov-2 Di Kabupaten Kudus

Untuk itu upaya pengawalan terus dilakukan pemprov, seperti melalui Satuan Polisi Pamong Praja sebagai bagian dari upaya intervensi agar mereka mengembalikan aset.

“Terus sampaikan di dalam itu, bahwa kalau tidak dikembalikan maka konsekuensinya akan diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi dan KPK,” tuturnya.

Menurutnya saat ini Kejaksaan Tinggi telah mengalihkan sebagian permasalahan aset dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum kepada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus.

Baca Juga  Anies Mengajak Masyarakat Jakarta Gunakan Sepeda Ke Tempat Kerja

Apabila sudah ditangani Jampidsus, maka akan ada unsur pidana di dalamnya, seperti unsur penggelapan atau penguasaan aset negara.

“Saya harap ada aset tertentu yang masuk pidsus, sehingga semuanya memberi penyadaran,” ungkap Fahrizal. (*/cr5)

 

Sumber  : kalteng.antaranews.com

News Feed