oleh

Kemenparekraf Dukung Pengembang Game Indonesia di Ajang Tokyo Game Show

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung partisipasi pengembang game Indonesia di ajang Tokyo Game Show (TGS) 2021 sebagai salah satu upaya mendorong game lokal mendunia dengan terbukanya akses pasar seluas-luasnya bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor aplikasi atau game.

Tokyo Game Show sendiri merupakan pameran dagang sekaligus eksibisi game terkemuka di dunia yang akan dilaksanakan pada 30 September-3 Oktober 2021. Event ini seringkali dijadikan benchmark bagi penyelenggaraan event serupa di kawasan lainnya.

Adapun konten di dalam pameran Tokyo Game Show juga sering menjadi barometer perkembangan industri game global. Pada penyelenggaraan tahun ini, TGS 2021 dilangsungkan secara hybrid (daring dan luring).

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, mengatakan, partisipasi Indonesia merupakan salah satu strategi utama pihaknya dalam memajukan industri game melalui pembukaan akses pasar seluas-luasnya bagi industri game Indonesia.

“Kami percaya, potensi game buatan Indonesia sangat besar untuk dilirik dunia sebagai produk digital ekonomi kreatif unggulan. Hal ini tentu pada akhirnya juga akan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi di tengah kondisi pandemi saat ini,” ujar Nia Niscaya dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga  Banjir Melanda Delapan Kecamatan di Manado

Sebanyak 19 peserta delegasi Indonesia akan menampilkan karya-karya terbaiknya dalam bidang game developing, game publishing, dan game service di salah satu pameran dagang serta eksibisi video game terbesar dan terkemuka di dunia.

Seluruh peserta akan mengikuti kegiatan business to business (B2B) meeting melalui Business Matching System yang disediakan oleh TGS. Sejumlah produk game Indonesia juga akan ditampilkan di dalam Exhibitor Showroom TGS yang memuat paviliun virtual Archipelageek by Indonesia Goes to Tokyo Game Show 2021.

Selain itu, para delegasi juga akan diberikan akses untuk berpartisipasi dalam kegiatan MeetToMatch – The Tokyo Edition 2021, sebuah platform independen, yang diselenggarakan bersamaan dengan gelaran TGS.

Baca Juga  Kumpulan Esai: Gaduh Karya Boyke Pribadi

Event ini, akan mempertemukan para delegasi dengan pelaku bisnis internasional di industri game global dalam layanan matchmaking business. Para investor atau pelaku bisnis ini juga biasanya adalah partisipan di dalam event TGS sendiri.

Partisipasi Indonesia di event ini juga didukung oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jepang.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, berharap kesempatan ini dapat dimaksimalkan seluruh delegasi yang terlibat.

“Event ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta untuk dapat meningkatkan profil serta bisnis dari industri game Indonesia secara umum,” jelasnya.

Partisipasi Indonesia dalam event ini telah dimulai sejak pertengahan tahun, tepatnya sejak Juli 2021 saat pendaftaran peserta dibuka melalui mekanisme open call. Sejumlah peserta yang mendaftar kemudian di seleksi kembali melalui program kurasi produk yang dibantu oleh AGI.

Baca Juga  Sekjen Gerindra Temui Ketum PP Muhammadiyah, Bawa Pesan Prabowo

Setelahnya, peserta terpilih diikutkan dalam kegiatan pembekalan untuk memastikan kesiapan peserta dalam mengikuti rangkaian acara di TGS 2021. Kegiatan ini didukung KBRI Tokyo dengan menghadirkan sesi webinar yang melibatkan Creek & River, salah satu agensi terkemuka asal Jepang dalam bidang digital economy.

Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI), Cipto Adiguno, mengatakan, partisipasi Indonesia dalam TGS tahun ini sebagai salah satu bentuk konsistensi kolaborasi antara pemerintah dengan stakeholder industri game nasional untuk memajukan produk game Indonesia di pasar global.

“Dengan semakin konsisten-nya kita mengirimkan delegasi Indonesia dalam event-event semacam ini, akan semakin membuat game Indonesia dikenal di industri game mancanegara, sehingga pada gilirannya juga akan meningkatkan profil industri game lokal di mata dunia,” ujarnya. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed